Pengalaman jauh lebih berarti
Hello semuanya kali ini saya akan berbagi cerita tentang pengalaman saya
bekerja di restoran. Ya seperti pekerjaan yang lain pada umumya, bekerja di
restoran juga perlu melamar terlebih dahulu ke restoran tersebut. Kalau saya
sih pertama kali melamar di restoran yang bertempat di surabaya. bukan restoran
seperti PHD (pizza hud delivery), MC Donald's ataupun KFC. Saya bekerja di
restoran biasa di Surabaya. Saya melamar disana dan saya mencari informasi
lamaran melalui Facebook, OLX, dll. Tapi, kebetulan saya dapat informasi
melamar disana melalui Facebook. Ketika saya tahu informasi tersebut, saya
langsung membuat lamaran dan saya menkonfirmasi dulu loker tersebut benar atau
tidaknya melalui WA yang lebih kalian kenal dengan "Whatsapp" setelah
saya bertanya melalui WA tersebut dan ternyata Tuhan memberi saya jalan agar
besok paginya saya menaruh lamaran di restoran tersebut. Tapi jujur saja saya
menaruh lamaran ke restoran itu waktu sore hari. Karena saya harus
mempersiapkan berkas seperti fotocopy ijazah, foto ukuran 4 x 6 berbackground
merah.
Pada saat saya melamar di restoran yang saya tahu informasinya via Facebook.
Saya langsung interview pada waktu itu. Jadi, kalau biasanya teman-teman
menaruh lamaran di sebuah restoran harus menunggu panggilan dulu. Saya
untungnya pada waktu itu langsung interview. Dan sayapun disana tidak sendirian
karena ada orang yang menaruh lamaran yang sama pada waktu saya menaruh
lamaran. Orang tersebut juga menyapa saya, Ya karena baru kali ini saya melamar
pekerjaan. Sayapun juga agak bingung ya langsung saya jawab "oh iya
mas" ada apa ya, orang itupun bertanya kepada saya "Masnya dapet info
juga dari Facebook" Ooh iya mas, saya dapet info dari facebook juga.
Tak lama kemudian saya beserta orang yang bertemu
saya menaruh lamaran di bagian kasir. Dan Mbak Kasir pun juga bilang
"Masnya tunggu aja ya nanti langsung interview" ooh begitu ya mbak,
baik saya tunggu mbak.
Setelah beberapa menit saya menunggu dan akhirnya orang yang saya kenal waktu
awal menaruh lamaran di sana, akhirnya dipanggil oleh HRD dan sayapun masih
masih menunggu di lantai 1. Karena jujur saja pas waktu interview tempatnya di
lantai 2. Setelah saya menunggu waktu orang yang tadi dipanggil duluan, tak
lama kemudian giliran saya yang dipanggil untuk naik ke lantai 2. Dan akhirnya
saya berjumpa dengan HRD restoran tersebut. Orangnya ramah, murah senyum dan
tidak menggigit :v (just kidding) biar suasanya membacanya tidak serius-serius
amat seperti orang sedang interview hehehe. Oh ya by the way saya tadi cerita
sampai mana ya? oh ya sampai saya dipanggil untuk bertemu dengan pihak HRD.
Dan akhirnya saya pun di interview oleh pihak HRD. Dan jujur saja ini pertama
kali saya melamar pekerjaan dan saya langsung interview. Dan awalnya pihak HRD
pun membaca surat lamaran dan cv saya. Kemudian beliau pun tanya kepada saya.
"kamu lulusan smp" saya pun menjawab "iya bu saya lulusan
smp" orangnya pun bertanya lagi "kenapa kamu tidak melanjutkan ke
SMA" say pun hanya bisa menjawab "ada masalah keluarga bu yang
mengharuskan saya tidak melanjutkan sekolah" akhirnya setalah perbincangan
itu, sayapun langsung ditanya oleh pihak HRD "kamu bersedia kerja
kapan" kemudian saya pun menjawab "berarti ini saya diterima bu"
beliau menjawab lagi " lho kamu ini belom keterima kok udah tanya di
terima tidak" (sambil senyum) akhirnya saya pun merasa malu. Kemudian
orangnya pun bilang: "Selamat" kamu di terima bekerja di sini. Saya
pun cukup bahagia dan senang sekali ketika mendengar pernyataan yang dibilang
oleh ibu HRD tadi.
Pada waktu saya bekerja di hari pertama, saya masuk pukul 10.00 wib. Kebetulan
pada waktu itu restoran belom seberapa ramai, dan saya pun disuruh untuk membaca
dan memahami menu. Karena jujur saja saya ditaruh di posisi Waiter. setelah
beberapa jam saya membaca dan memahami isi dari buku menu pada pukul 12 lebih.
Itu ketika jam makan siang mulai banyak berdatangan tamu dari mulai berkeluarga
sampai orang pacaran. Dan kebetulan waktu saat itu, penuh sepenuh penuhnya
tempat yang saya masuk kerja tersebut. Saya pun beserta para waiters baru dan
lama akhirnya kewalahan. Dan sampai-sampai saya waktu itu lembur yang asalnya
pulang pukul 20.00 jadi pukul 21.00 I'm okay :) no problem sih. Namanya juga
pertama kali kerja, kalaupun saya harus di suruh lembur ya mau bagaimana lagi.
Dan saya pun mulai mengenal orang-orang di restoran tersebut dari sampai kasir
ke bagian dapur. Saya mengenali mereka tapi kadang juga masih lupa nama
wkwkwkwkwk. Namanya juga baru hari pertama, butuh penyesuaian dululah.
Dan pada waktu saya baru 5
hari kerja disana saya ditanyai oleh pihak HRD “apakah kamu betah kerja disini”
saya pun menjawabnya dengan senang hati,
“iya bu saya sangat senang bekerja disini” kemudian saya diberi
seragam oleh ibu HRD dan akhirnya betapa riangnya hati saya ketika pertama kali
saya memakai seragam tersebut. Waktu ke waktu akhirnya ibu HRD yang saya sangat
dekat dan ssaya sangat nyaman ketika menjadi partner saya, beliau pun resend
dari pekerjaan tersebut. Dan mulai semenjak itu, jujur saja saya gk bisa bekerja
sama baik dengan HRD yang baru. Untungnya semua teman baik yg kakak senior
ataupun teman baru, semuanya sangat membantu saya untuk tetap bekerja disana.
Karena saya juga berpikir, ijasah saya cuman ijasah SMP. Ya untuk kalian para
teman teman yang sedang membaca artikel ini, tetap semangat meskipun ijasah
kalian hanya ijasah SMP. Begitupun juga bagi kalian yang berijasah lebih tinggi
daripada saya tetep semangat terus buat kalian yg belum mendapat pekerjaan.
Percaya kepada Tuhan YME dan jangan lupa selalu berusaha. Pepatah mengatakan “tiada
usaha yang sia-sia kalau kita mau berusaha sekuat tenaga kita” You can do it
guys, Truts me.
Setiap Harinya pekerjaan
saya disana ya kalau Shift pagi saya selalu menyapu/mengepel tempat kerja saya.
Kebetulan di tempat kerja saya, ada 3 lantai, jadi saya membersihkan bagian
lantai 1. Beda lagi kalau nama saya masuk ke dalam piket lantai 2 pasti saya
juga membersihkan lantai 2 ketika siang. Karena pada waktu siang teman-teman
saya yang shift siang sudah datang. Kebetulan kalau di restoran yang saya kerja
mendapat jatah makan “2x sehari” terkadang juga setiap restoran yang kita kerja
ada juga yang tidak dapat jatah makan. Tapi, biasanya jatah makannya diganti
dengan uang ataupun kadang juga hanya 1x sehari guys. Setelah setahun lebih
saya bekerja disana akhirnya pun waktu berpisah dengan partner kerja saya ya
sekaligus sekarang teman 1 deretan kos semua sih. Bukan berpisah kos lho guys,
tapi saya resign dari pekerjaan saya. Karena saya ingin mendapatkan pengalaman
yang lebih banyak lagi di luar sana. Memang guys gaji saya setelah setahun
lebih itu sangat lumayan. Tapi, pengalaman menurut saya jauh lebih penting.
Apalagi saya masih berumur 18 tahun lebih, Ya kalau dihitung sih mau mencapai
umur 19 tahun. Saya juga mau ngasih saran guys, kerja dimanapun gaji berapapun
yang penting kalian semua tetap harus giat serta jujur. Itu intinya kalau
bekerja, kalau kata om gue sih “kalau bekerja itu jangan mencari gaji berapa,
tapi pengalamannya jauh lebih penting”
Sekian dulu guys cerita
dari saya. Semoga dengan cerita dari saya ini kalian bisa mengambil hikmah dan
menambah wawasan tentang bekerja di restoran. Lain waktu saya akan cerita
pengalaman setelah keluar dari tempat kerja yang saya ceritakan tadi. By the
way kalaupun ada yang kalian tanyakan silahkan kalian komentar di bawah, nanti
saya akan menjawab pertanyan kalian guys.
Jangan lupa FOLLOW :
·
Instagram:
@bagusrizky22
·
Facebook: Bagus
Rizky
Terima
kasih telah berkunjung di artikel saya share ke teman-teman kalian barangkali
ada teman kalian yang ingin bekerja di restoran