Selasa, 14 Agustus 2018

Pengalaman Bekerja Di Restoran

  
 Pengalaman jauh lebih berarti
  Hello semuanya kali ini saya akan berbagi cerita tentang pengalaman saya bekerja di restoran. Ya seperti pekerjaan yang lain pada umumya, bekerja di restoran juga perlu melamar terlebih dahulu ke restoran tersebut. Kalau saya sih pertama kali melamar di restoran yang bertempat di surabaya. bukan restoran seperti PHD (pizza hud delivery), MC Donald's ataupun KFC. Saya bekerja di restoran biasa di Surabaya. Saya melamar disana dan saya mencari informasi lamaran melalui Facebook, OLX, dll. Tapi, kebetulan saya dapat informasi melamar disana melalui Facebook. Ketika saya tahu informasi tersebut, saya langsung membuat lamaran dan saya menkonfirmasi dulu loker tersebut benar atau tidaknya melalui WA yang lebih kalian kenal dengan "Whatsapp" setelah saya bertanya melalui WA tersebut dan ternyata Tuhan memberi saya jalan agar besok paginya saya menaruh lamaran di restoran tersebut. Tapi jujur saja saya menaruh lamaran ke restoran itu waktu sore hari. Karena saya harus mempersiapkan berkas seperti fotocopy ijazah, foto ukuran 4 x 6 berbackground merah. 

  Pada saat saya melamar di restoran yang saya tahu informasinya via Facebook. Saya langsung interview pada waktu itu. Jadi, kalau biasanya teman-teman menaruh lamaran di sebuah restoran harus menunggu panggilan dulu. Saya untungnya pada waktu itu langsung interview. Dan sayapun disana tidak sendirian karena ada orang yang menaruh lamaran yang sama pada waktu saya menaruh lamaran. Orang tersebut juga menyapa saya, Ya karena baru kali ini saya melamar pekerjaan. Sayapun juga agak bingung ya langsung saya jawab "oh iya mas" ada apa ya, orang itupun bertanya kepada saya "Masnya dapet info juga dari Facebook" Ooh iya mas, saya  dapet info dari facebook juga. Tak lama kemudian saya       beserta orang yang bertemu saya menaruh lamaran di bagian kasir. Dan Mbak Kasir pun juga bilang "Masnya tunggu aja ya nanti langsung interview" ooh begitu ya mbak, baik saya tunggu mbak. 

  Setelah beberapa menit saya menunggu dan akhirnya orang yang saya kenal waktu awal menaruh lamaran di sana, akhirnya dipanggil oleh HRD dan sayapun masih masih menunggu di lantai 1. Karena jujur saja pas waktu interview tempatnya di lantai 2. Setelah saya menunggu waktu orang yang tadi dipanggil duluan, tak lama kemudian giliran saya yang dipanggil untuk naik ke lantai 2. Dan akhirnya saya berjumpa dengan HRD restoran tersebut. Orangnya ramah, murah senyum dan tidak menggigit :v (just kidding) biar suasanya membacanya tidak serius-serius amat seperti orang sedang interview hehehe. Oh ya by the way saya tadi cerita sampai mana ya? oh ya sampai saya dipanggil untuk bertemu dengan pihak HRD.

  Dan akhirnya saya pun di interview oleh pihak HRD. Dan jujur saja ini pertama kali saya melamar pekerjaan dan saya langsung interview. Dan awalnya pihak HRD pun membaca surat lamaran dan cv saya. Kemudian beliau pun tanya kepada saya. "kamu lulusan smp" saya pun menjawab "iya bu saya lulusan smp" orangnya pun bertanya lagi "kenapa kamu tidak melanjutkan ke SMA" say pun hanya bisa menjawab "ada masalah keluarga bu yang mengharuskan saya tidak melanjutkan sekolah" akhirnya setalah perbincangan itu, sayapun langsung ditanya oleh pihak HRD "kamu bersedia kerja kapan" kemudian saya pun menjawab "berarti ini saya diterima bu" beliau menjawab lagi " lho kamu ini belom keterima kok udah tanya di terima tidak" (sambil senyum) akhirnya saya pun merasa malu. Kemudian orangnya pun bilang: "Selamat" kamu di terima bekerja di sini. Saya pun cukup bahagia dan senang sekali ketika mendengar pernyataan yang dibilang oleh ibu HRD tadi.

  Pada waktu saya bekerja di hari pertama, saya masuk pukul 10.00 wib. Kebetulan pada waktu itu restoran belom seberapa ramai, dan saya pun disuruh untuk membaca dan memahami menu. Karena jujur saja saya ditaruh di posisi Waiter. setelah beberapa jam saya membaca dan memahami isi dari buku menu pada pukul 12 lebih. Itu ketika jam makan siang mulai banyak berdatangan tamu dari mulai berkeluarga sampai orang pacaran. Dan kebetulan waktu saat itu, penuh sepenuh penuhnya tempat yang saya masuk kerja tersebut. Saya pun beserta para waiters baru dan lama akhirnya kewalahan. Dan sampai-sampai saya waktu itu lembur yang asalnya pulang pukul 20.00 jadi pukul 21.00 I'm okay :) no problem sih. Namanya juga pertama kali kerja, kalaupun saya harus di suruh lembur ya mau bagaimana lagi. Dan saya pun mulai mengenal orang-orang di restoran tersebut dari sampai kasir ke bagian dapur. Saya mengenali mereka tapi kadang juga masih lupa nama wkwkwkwkwk. Namanya juga baru hari pertama, butuh penyesuaian dululah. 

  Dan pada waktu saya baru 5 hari kerja disana saya ditanyai oleh pihak HRD “apakah kamu betah kerja disini” saya pun menjawabnya dengan senang hati,
“iya bu saya sangat senang bekerja disini” kemudian saya diberi seragam oleh ibu HRD dan akhirnya betapa riangnya hati saya ketika pertama kali saya memakai seragam tersebut. Waktu ke waktu akhirnya ibu HRD yang saya sangat dekat dan ssaya sangat nyaman ketika menjadi partner saya, beliau pun resend dari pekerjaan tersebut. Dan mulai semenjak itu, jujur saja saya gk bisa bekerja sama baik dengan HRD yang baru. Untungnya semua teman baik yg kakak senior ataupun teman baru, semuanya sangat membantu saya untuk tetap bekerja disana. Karena saya juga berpikir, ijasah saya cuman ijasah SMP. Ya untuk kalian para teman teman yang sedang membaca artikel ini, tetap semangat meskipun ijasah kalian hanya ijasah SMP. Begitupun juga bagi kalian yang berijasah lebih tinggi daripada saya tetep semangat terus buat kalian yg belum mendapat pekerjaan. Percaya kepada Tuhan YME dan jangan lupa selalu berusaha. Pepatah mengatakan “tiada usaha yang sia-sia kalau kita mau berusaha sekuat tenaga kita” You can do it guys, Truts me.

  Setiap Harinya pekerjaan saya disana ya kalau Shift pagi saya selalu menyapu/mengepel tempat kerja saya. Kebetulan di tempat kerja saya, ada 3 lantai, jadi saya membersihkan bagian lantai 1. Beda lagi kalau nama saya masuk ke dalam piket lantai 2 pasti saya juga membersihkan lantai 2 ketika siang. Karena pada waktu siang teman-teman saya yang shift siang sudah datang. Kebetulan kalau di restoran yang saya kerja mendapat jatah makan “2x sehari” terkadang juga setiap restoran yang kita kerja ada juga yang tidak dapat jatah makan. Tapi, biasanya jatah makannya diganti dengan uang ataupun kadang juga hanya 1x sehari guys. Setelah setahun lebih saya bekerja disana akhirnya pun waktu berpisah dengan partner kerja saya ya sekaligus sekarang teman 1 deretan kos semua sih. Bukan berpisah kos lho guys, tapi saya resign dari pekerjaan saya. Karena saya ingin mendapatkan pengalaman yang lebih banyak lagi di luar sana. Memang guys gaji saya setelah setahun lebih itu sangat lumayan. Tapi, pengalaman menurut saya jauh lebih penting. Apalagi saya masih berumur 18 tahun lebih, Ya kalau dihitung sih mau mencapai umur 19 tahun. Saya juga mau ngasih saran guys, kerja dimanapun gaji berapapun yang penting kalian semua tetap harus giat serta jujur. Itu intinya kalau bekerja, kalau kata om gue sih “kalau bekerja itu jangan mencari gaji berapa, tapi pengalamannya jauh lebih penting”

  Sekian dulu guys cerita dari saya. Semoga dengan cerita dari saya ini kalian bisa mengambil hikmah dan menambah wawasan tentang bekerja di restoran. Lain waktu saya akan cerita pengalaman setelah keluar dari tempat kerja yang saya ceritakan tadi. By the way kalaupun ada yang kalian tanyakan silahkan kalian komentar di bawah, nanti saya akan menjawab pertanyan kalian guys.
Jangan lupa FOLLOW :

·        Instagram: @bagusrizky22
·        Facebook:     Bagus Rizky
  
  Terima kasih telah berkunjung di artikel saya share ke teman-teman kalian barangkali ada teman kalian yang ingin bekerja di restoran